Mochamad Alif Prayogo Founder dan CEO BosTekno.COM

Malware

6 min read

pengertian malware

Memahami apa itu malware dan pengertian malware beserta jenis-jenis malware. Bagi kalian yang seudah terbiasa menggunakan internet tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Malware.

Banyak orang yang mengira malware ini adalah virus, padahal virus dan malware keduanya itu berbeda.

Meskipun virus dan malware ini sama-sama sebuah program, namun keduanya itu berbeda. Banyak sekali orang yang tidak tahu dan salah kaprah bahwa malware dan virus itu sama.

Malware ini juga sering disebut sebagai perangkat lunak jahat. Program ini dibuat untuk merusak atau menysup ke sistem komputer, jaringan komputer, dan server tanpa izin dari si pemilik sistem komputer tersebut.

Malaware ini bisa dianggap sebagai perangkat lunak perusak berdasarkan dari maksud pencipta atau pembuatnya. Jadi kita tidak bisa menyatakannya hanya berdasarkan ciri-ciri tertentu saja.

Seperti yang kita ketahui bahwa sekarang ini perkembangan teknologi meningkat dengan sangat pesat.

Sekarang ini ribuan pengguna perangkat keras dan perangkat lunak saling berlomba-lomba untuk menciptakan karya terbaik mereka.

Dan jika kita bicara tentang teknolog, tentu akan melintas di kepala kita perangkat elektronik seperti laptop, komputer, smartphone, tablet yang sekarang ini banyak sekali digunakan.

Namun perlu kalian ketahui bahwa perangkat elektronik yang sudah kemi sebutkan di atas tadi bisa saja terkena malware. Malware ini bisa menyerang sistem dari perangkat-perangkat tersebut.

Malware ini bisa saja masuk karena kalian menginstall software bajakan dan di dalamnya sudah di sisipi oleh malware.

Nah supaya kalian lebih paham lagi mengenai malware, berikut ini bostekno akan berikan informasi eputar malware yang dapat merusakan perangkat kalian.

Pada kesempata kali ini bostekno akan berbagi informasi mengenai malware. Informasi yang akan bostekno bagikan ini meliputi pengertian apa itu malware.

Pengertian Malware

pengertian malware beserta jenis dan contohnya lengkap 1

Malware adalah program yang dibuat dengan maksud serta tujuan tertentu untuk mencari kelemahan di dalam sebuah software atau sistem operasi.

Malware ini merupakan singkata dari “Malicious Software” yang memiliki arti perangkat lunak mencurigakan. Malware ini dapat mengakibatkan kerusakan pada komputer maupun kerugian bagi pemilik komputer.

Malware dapat merusak, mengubah, mencari celah, bahkan mencuri data penting kalian yang dapat merugikan kalian.

Meskipun malware ini disebut program, namun malware ini dapat juga berbentuk sebuah kode/script.

Jadi intinya, istilah malware disini digunakan sebagai gambaran sebuah program atau kode yang diduga dapat mengeksploitasi komputer maupun informasi penting yang ada di dalamnya.

Malware ini juga menggambarkan sebuah program berbahaya yang adapa merusak, mengusik, mengganggu, dan mencurigakan. Jadi kalian harus mewaspadai malware ini supaya perangkat dan data kalian aman.

Target Malware

Jika kita bicara tentang target, malware ini memiliki target yang sangat bermacam-macam. Target ini tergantung dari keinginan si pembuat malware ini.

Contohnya ada malware yang digunakan untuk memata-matai orang, membobol keamanan sebuah program, mencuri informasi ataupun data penting orang lain, dan berbagai macam tindak kejahatan lain.

Intinya disini malware dapat merugikan seseorang bahkan banyak orang sekaligus.

Namun pada umumnya sebuah malware dibuat atau diciptakan dengan tujuan untuk merusak atau membobol sebuah software atau bisa juga sistem operasi.

Pembobolan ini menggunakan kode atau script rahasia, hal ini berarti kode tersebut disipkan secara rahasia dan tersembunyi dari sepengetahuan pembuatnya.

Jadi kalian harus berhati-harti ketika ingin menginstall sebuah progra, jika kalian tidak memiliki uang untuk menggunakan program close source, kalian bisa menggunakan open source.

Perbedaan Malwre dan Virus

Seperti yang sudah kami saya katakan sebelumnya bahwa antara Virus dan Malware itu berbeda. Banyak sekali orang yang salah mengartikan kedua istilah ini.

Banyak orang yang menganggap malware dan virus itu sama. Dari segi bahasa Malware berarti nama kelompok, sedangkan Virus merupakan nama diri.

Jadi hal ini berarti, yang bernama “virus” ini merupakan bagian atau anggota dari sebuah Malware. Gimana? Pahama kan? Jika masih belum pahama, silahkan tanyakan di kolom komentar.

Malware Teropuler

Seperti yang kalian ketahui bahwa program memiliki berbagai macam jenis, hal ini juga berlaku untuk malware.

Banyak sekali jenis malware yang ada di bisa menyerang komputer maupun yang terdapat dalam sebuah software.

Malware yang paling sering kita temui, diantaranya adalah virus, trojan, adware, spyware, worm, BOTS, backdoor, wabbit, browser hijacker serta exploit & rootkit.

Beda namanya, beda juga tipenya, cara penyebaran dan tujuannya juga beda. Nah berikut ini akan bostekno jelaskan mengenai perbedaan antar malware tersebut.

Penyebab Malware

Biasanya malware ini disebabkan karena mendownload software dari tempat yang tidak resmi atau ilegal yang mana software tersebut disisipi oleh malware.

Jadi sebaiknya jangan mendownload software ilegal yang harusnya berbayar malah menjadi gratis. Karena bisa saja software tersebut disisipi oleh Malwre.

Cara Mengatasi Malware

Jika komputer Anda terkena malware, jangan khawaatir karena malware ini masih bisa dihilangkan. Nah, Anda bisa menggunakan beberapa cara berikut untuk hilangkan malware dari pc / laptop.

1. Menggunakan Windows Defender

Anda bisa menghilangkan malware yang menyerang pc / laptop dengan menggunakan Windows Defender.

Windows Defender merupakan fitur bawaan windows, jadi tidak perlu menginstal software ini.

Adapun cara mengaktifkan windows defener adalah:

  1. Buka Windows Defender.
  2. Aktifkan Windows Defender (jika sebelumnya tidak aktif).
  3. Lakukan scan dengan cara klik Scan now, pilih yang Quick supaya tidak terlalu lama.
  4. Tunggu proses scan.
  5. Malware pada pc akan terdeteksi, Anda tinggal hapus malware tersebut.

2. Menggunakan Antivirus

Selain menggunakan windows defender, Anda juga bisa menggunakan antivirus untuk menghilangkan malware.

Ada banyak antivirus yang bisa digunakan untuk menghilangkan malware, contohnya kamu bisa memakai Smadav.

Kamu tinggal install antivirus dan lakukan scanning, maka malware akan terdeteksi. Tinggal hapus saja malware tersebut.

3. Install Ulang

Selain dua cara di atas, ada banyak cara lain yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi malware.

Namun jika sudah menggunakan banyak cara namun tetap belum berhasil, maka kamu bisa coba install ulang pc / laptop kamu.

Dengan install ulang, sema data file system akan terhpaus dan diganti dengan yang baru. Dengan begitu malware yang ada pada system sebelumnya juga ikut terhapus.

Jenis Malware

pengertian malware beserta jenis dan contohnya lengkap 2

Seperti yang sudah saya jelaskan, bajwa jenis malware itu ada banyak dan setiap jenis malware tersebut ada contohnya.

Nah berikut ini akan bostekno sajikan jenis-jenis malware yang sering ditemui dan contohnya. Langsung saja, berikut adalah pembahasannya.

1. Virus

Untuk malware yang satu ini mungkin kalian sudah tidak asing, malware tersebut adalah Virus. Virus ini  memiliki kemampuan untuk menginveksi, memanipulasi data, mengubah dan merusak program yang terjangkinya.

Selain itu virus juga memiliki kemampuan untuk menggandakan diri dengan cara menyisipkan program dari dirinya menjadi bagian dari komputer yang terinfeksi.

Contoh Malware virus adalah Win32/sality, Win32/alman, Win32/virut, W32.Beagle.Co@mm, Trojan.Loader, Backdoor.Zagaban.

2. Worm

Worm atau cacing komputer adalah sebuah malware yang mempunyai kemampuan untuk menggandakan diri mereka sendiri dan menyebarkannya dengan cepat ke jaringan komputer lubang atau port keamanan yang terbuka.

Worm ini bisa dibilang sebagai evolusi dari virus, hal ini karena worm memiliki ciri-ciri yang mirip dengan virus. Yang membedakan adalah virus sangat bergantung pada program sedangkan worm tidak bergantung pada program, ia adalah program yang berdiri sendiri.

Contoh Malaware adalah Nimda, ADMw0rm, SQL-Slammer, Conficker, Win32/autoit, Code Red, dan LoveLetter.

3. Trojan Horse

Trojan Horse atau yang sering disebut dengan nama trojan adalah program komputer yang memiliki supaya tidak terdeteksi dan program ini seolah-olah aman dan baik digunakan.

Namun pada kenyataannya program ini merusak. Malware ini biasnya memiliku tujuan untuk mencuri data penting milik korban dan mengendalikannya.

Trojan ini bisa menyerang ketika pengguna mengunduh software atau aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya di Internet.

Biasanya aplikasi bajakan memiliki kode trojan yang memungkinkan seorang cracker untuk merusak komputer pengguna.

Contoh malware trojan adalah Zeus, prorat, Beast, Wind32/sirefef, Win-trojan/Ecokys, Win-trojan/SubSeven, Win-Trojan/BackOrifice.

4. Keylongger

Keylonger merupakan sebuah program yang dibuat dengan tujua untuk mencatat semua aktivitas penekanan tombol / input dari keyboard.

Keylonger ini bisa menjadi program yang baik dan juga bisa menjadi program yang jahat tergantung dari niat si pemakain dalam menggunakannya.

Program ini bisa digunakan untuk mengawasi anak-anak atau karyawan dalam mengoperasikan komputer.

Jadi keylonger ini awalnya akan merekam semua aktivitas pengetika melalui keyboard. Nanti hasil rekaman tersebut aakn di simpan di dalam berkas catatan atau log.

Contoh malware keylongger adalah Keylongger Douglas 1.1, KGB Key Longger 5.2, Releaver Keylongger Free Edition 1.4.

5. Adware

Adware merupakan sebuah software atau aplikasi iklan yang dimasukkan dengan sembunyi-sembunyi oleh si pembuat program.

Aplikasi tersebut memiliki kemampuan untuk menampilkan, mengunduh, memutar iklan secara otomatis tanpa sepengetahuan penggunanya.

Pada umumnya adware ini berbentu iklan pop-up yang muncul di situs-situs, biasanya paling sering muncul di situs-situs download film.

Contoh malware adware adalah AOL Mail, Win32/adware.registrycleanfix2008, MyWa Searchbar, Win32/adware.threatnuker, Win32/adware.mycentria.

6. Dialer

Dialer merupakan sebuah program yang dibuat untuk mengarahkan sambungan telepon pengguna internet untuk beberapa nomor premium.

Biasanya komputer atau laptop yang terkena dialer akan memaksa untuk terkoneksi ke internet meskipun terdapat perangkat lunak yang berjalan dengan menggunakan koneksi.

Penipuan dialer ini sering sekali digunakan untuk mengarahkan pengguna tanpa pengguna tersebut menyadarinya.

Dikarenakan dialer ini korbanya akan mengalami kerugian, sedangkan si penyerang dan penyedia jasa akan sangat diuntungkan dalam hal ini.

7. Wabbit

Jenis malware yang lain adalah Wabbit. Mungkin kalian masing asing bahkan mungkin baru dengan istilah malware yang satu ini.

Wabbit ini merupakan sebuah program yang mempunyai ciri-ciri atau karakteristik sama seperti worm.

Yang membedakan antara Worm dan Wabbit adalah worm tidak membutuhkan koneksi jaringan karena wabbit ini hanya bekerja atau berjalan di dalam jaringan lokal.

Program wabbit ini akan terus menggandakan dirinya sampai dengan kapasitas harddisk komputer penuh.

8. BOTS (robot)

BOTS merupakan sebuah proses yang secara otomatis berinteraksi dengan layanan jaringan yang lain. BOTS dapat digunakan untuk tujuan yang baik dan jahat.

Bots atau robot ini bekerja seperti worm dimana mereka dapat menggandakan diri mereka sendiri dan menjangkit sebuah komputer.

Yang membedakan disini, BOTS memerlukan perintah dari si pembuat bot untuk bisa menjalankan aksinya.

BOTS ini bisa digunakan untuk mendapatkan informasi penting, melakukan Spam, DoS, dan kejahatan yang lain.

9. Browser Hijakcer

Program atau perangkat lunak malware berikutnya ini adalah browser hijakcer. Malware ini sedikit asing dan tidak banyak orang yang mengetahui Browser Hijakcer.

Browser Hijakcer ini merupakan sebuah program yang bisa mengubah atau menambah fungsi dari software browser Internet Exploler (IE).

Malware bisa membuat pengarahan langsung pada situs tertentu ketika browser Internet Exploler ini sedang dijalankan.

Contoh malware browser hijakcer adalah CoolWebSearch, Onewebsearch, Conduit Search.

10. Spyware

Spyware merupakan sebuah program yang bekerja sebagai mata-mata untuk mengetahui pola atau kebiasaan dari si pengguna komputer target dan mengirimkan informasi kebiasaan tersebut ke pihak lain.

Informasi ini dapat dipantau dengan secara sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan korban.

Jadi tujuan dari dibuatnya spyware ini adalah utuk mengamati atau mengintai kemudian memberikan hasil tersebut kepada pihak penyerang tentang semua aktivitas yang dilakukan oleh korban atau komputer tujuan.

Contoh malware Spyware adalah Spyaxe, Parental Control Software, Detective Software, Surf Saver.

Kesimpulan

Malware adalah program yang dibuat dengan maksud serta tujuan tertentu untuk mencari kelemahan di dalam sebuah software atau sistem operasi.

Malware dan virus berbeda, malware memiliki banyak sekali jenisnya dan setiap jenis memiliki fungsi berbeda.

Nah itulah pengertian tentang apa itu malware dan beberapa jenis malware disertai dengan contohnya.

Jenis malware yang saya sebutkan di atas tadi belum lah semuanya, jika kalian ingin mengetahui lebih lengkap tentang jenis malware. .

Demikianlah informasi yang bisa bostekno sampaikan kepada kalian tentang pengertian malware.

Jika ada yang ingin ditanyakan terkait dengan malware, silahkan kalian tanyakan di kolom komentar di bawah postingan ini.

Mochamad Alif Prayogo
Mochamad Alif Prayogo Founder dan CEO BosTekno.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.